Posts

Showing posts from September, 2019

Rumah Dosen IPB Abdul Basith Digeledah dan Dipasangi Garis Polisi

Image
Rumah dosen IPB kini dipasang garis polisi oleh Polresta Bogor Kota. Hal pemasangan garis polisi tersebut juga sudah mendapat pembenaran langsung dari Polresta Bogor Kota. Pemasangan garis polisi di rumah dosen IPB, berinisial AB yang berada di Perumahan Pakuan Regency, Jalan Linggabuans X, Blok GVI.01 RT003/007, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor. Rumah dosen tersebut digeledah oleh petugas kepolisian Polda Metro Jaya yang menggunakan pakaian preman, ujar Kapolresta Bogor Kota, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Hendri Fiuser. Namun, pihaknya sama sekali tidak mengetahui tujuan dan apa yang digeledah. Rumah dosesn berinisial AB tersebut telah diduga sebagai tempat penyimpanan puluhan bahan peledak jenis bom molotov, maka dari itu pengeledahan di rumah tersebut dilakukan, lanjut Hendri. "Jadi untuk memastikan saja kalau yang bekerja ini polisi. Tapi tujuan penggeledahan saya tidak tahu," kata Hendri, Senin (30/9/2019). Terpisah, Kepala Biro ...

KPK Kembali Geledah Dua Lokasi Terkait Dugaan Suap dan Gratifikasi

Image
Kasus dengan dugaan suap dan gratifikasi yang menyandung Gubernur Kepri Nurdin Basirun kembali digeledah oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ada dua lokasi yang akan digeledah KPK yakni Kantor BPKAD dan Bappelitbang Provinsi Kepri. "Penggeledahan ini dilakukan dalam proses Penyidikan dugaan penerimaan suap atau gratifikasi dengan tersangka NBU, Gubernur Kepri," ujar juru bicara KPK, Febri Diansyah, dalam pesan singkatnya, Rabu (18/9/2019). Dari hasil penggeledahan tersebut, pihaknya sudah berhasil mengantongi sejumlah bukti yang didapatkan dari pengeledahan yang diketahui dilakukan pukul 09.00 WIB. "Dari 2 lokasi tersebut diamankan sejumlah dokumen terkait anggaran di OPD masing-masing," jelas Febri Sebelumnya, pada Selasa (17/9/2019) kemarin komisi antirasuah juga telah menggeledah empat lokasi yang terdiri dari Kantor Dinas PUPR, Kantor Dinas Pendidikan, Kantor Dinas Pariwisata, dan Rumah salah satu Kepala OPD Pemprov Kepri. Dalam perkara ini,...

Secara Khusus BNI Luncurkan TapCash Demi Kemudahan Transaksi

Image
Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI)  Achmad Baiquni turut mengarak obor Asian Games 2018 sejauh 350 meter pada etape ke-34 pada rangkaian kirab yang dilakukan di Jakarta, Sabtu (18/8/2018). Untuk rute kirab obor yang dilakukan oleh  Achmad   Baiquni  melewati Kantor Pusat BNI yang berada di Jalan Jendral Sudirman, Jakarta Pusat. Hal tersebut merupakan bentuk dukungan BNI sebagai Official Prestige Digital Banking Partner Asian Games 2018. Achmad Baiquni  mengatakan, tahun ini menjadi tahun yang istimewa bagi bangsa Indonesia, karena selain bertepatan dengan perayaan 73 tahun Kemerdekaan RI, sekaligus menjadi tuan rumah bagi perhelatan akbar Asian Games 2018. "Indonesia kembali dipercaya menjadi tuan rumah setelah terakhir kali menjadi tuan rumah 56 tahun yang lalu, yaitu pada Asian Games tahun 1962," ujar   Achmad Baiquni , di Jakarta, Sabtu (18/8/2018). BNI juga secara khusus telah meluncurkan TapCash Edisi Khus...

Sebelum Kembali Pada Bank BNI, Achmad Baiquni Bekerja di BRI

Image
sumber: google Guna menggantikan posisi ipar dari mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Gatot M. Suwondo. Nama  Achmad Baiquni  ditunjuk oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Mariani Soemarno sebagai Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Sebelum diangkat menjadi Direktur Utama dari Bank BNI ,  Achmad Baiquni  merupakan seorang direktur keuangan pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Dirinya menjabat sebagai direktur keuangan di bank tersebut pada tanggal 20 Mei 2010. Dia akhirnya kembali ke bank yang membesarkannya.  Baiquni  tercatat memulai karir perbankan di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., sejak tahun 1984. Pada saat  Achmad Baiquni  masih bekerja di BRI, dirinya juga sempat menduduki beberapa jabatan lainnya. Di antaranya ialah Direktur Bisnis Usaha Kecil, Menengah, dan juga Syariah, Direktur Korporasi, Direktur Konsumer, dan Pemimpin Divisi Pengelolaan Bisnis Personal. Pria ini merai...

Meningkatkan Penyaluran UMKN, AL, BNI Jalin Kerjasama Dengan Berbagai Pihak

Image
PT.  Bank Negara Indonesia  ( BNI ) yang di jabat  Achmad Baikuni  sebagai Direktur Utama meraih penghargaan atas peran dan kontribusi sebagai “Bank Pendukung UMKM dan Peserta Sistem BI-RTGS dan BI-SSSS Terbaik” dalam acara Penghargaan Bank Indonesia Tahun 2017 yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia (BI) di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara Grand Pancoran, Jakarta pada tanggal 18 Juli 2017. Penghargaan diterima oleh Wakil Direktur Utama  BNI  Herry Sidharta, dan diserahkan langsung oleh Gubernur BI Agus D.W Martowardojo. Dalam acara tersebut dihadiri dan disaksikan oleh para tamu undangan yang berasalkan dari Kementerian, Direksi Bank BUMN & Swasta, BUMN, lembaga keuangan, asosiasi, dan perusahaan swasta lainnya. Dengan tema “Bersinergi Meningkatkan Tata Kelola dan Kinerja guna Mewujudkan Stabilitas dan Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Nasional”, Penghargaan Bank Indonesia Tahun 2017 memberikan apresiasi kepada sejumlah perbankan, perusahaan, ...

Bank BNI Merubah Hampir Sebagian Besar Manajemen

Image
Memulai karir perbankan di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk sejak tahun 1984 dan pernah menduduki beberapa jabatan manajerial, diantaranya adalah Direktur Bisnis Usaha Kecil, Menengah, dan Syariah, Direktur Korporasi, Direktur Konsumer, serta Pemimpin Divisi Pengelolaan Bisnis Personal. Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk telah menetapkan  Achmad Baiquni  sebagai Direktur Utama menggantikan Gatot M Suwondo yang telah habis masa jabatannya. Baiquni sebelumnya menjabat sebagai Direktur Keuangan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk.‎ Dia diangkat sebagai Direktur Keuangan BRI pada  tanggal 20 Mei 2010.  Dalam hal pendidikan‎,  Baiquni  meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Padjajaran, Bandung pada 1982 dan Master of Business Management dari Asian Institute of Management, Makati, Phillipina  pada 1992.  Kemampuannya mengelola bank terus diasah dengan mengikuti beberapa pelatihan, kursus, dan semi...

Soal Defisit BPJS Kesehatan, Syafri Adnan Baharuddin Dimintai Pandangannya

Image
Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menguji kelayakan dan kepatutan ( fit and proper test ) kepada para calon anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) salah satu diantaranya adalah Syafri Adnan Baharuddin pada hari ini. Diketahui bahwa Syafri Adnan Baharuddin pernah menjabat sebagai Anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan. Dengan hal tersebut Syafri pun diminta pandangannya oleh Anggota Komisi XI DPR RI Johnny G Plate terkait dengan defisit yang sedang dirasakan oleh BPJS Kesehatan dari perspektif pandangannya sebagai seorang yang pernah bekerja sebagai auditor utama BPK RI. Syafri mengatakan, ia ditunjuk sebagai Anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan periode 2016-2021 oleh Bambang Brodjonegoro yang waktu itu menjabat sebagai Menteri Keuangan. Usut punya usut, Syafri kepada Bambang mengaku ingin ditempatkan di BPJS Kesehatan, karena istrinya berprofesi sebagai dokter. "Oh enggak, kamu harus ke BPJS Ketenagakerjaan kata Pak Bambang Brodjonegoro. Saya bersy...