Posts

Showing posts from May, 2019

Ruhut: Semua Sudah Tau Petamburan Itu Markas Besarnya FPI!

Image
Kerusuhan yang sudah terjadi di Petamburan, Jakarta Pusat dipertanyakan oleh Juru bicara Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Ruhut Sitompul. Karena menurut pribadinya, Petamburan adalah markas besar Font Pembela Islam (FPI) yang ditakuti dan merupakan tempat tinggal dari Habib Rizieq Shihab. "Kenapa kejadian Kerusuhannya di Petamburan? semua sudah tau Petamburan itu Markas Besarnya FPI Ormas yang ditakuti tempat tinggalnya HRS yang sekarang Buron ke Timur Tengah Pendukung Setia Prabowo, sudah terbakar sekarang cuci tangan mengatakan karena Provokator dari luar MERDEKA," tulis @ruhutsitompul. Kenapa kejadian Kerusuhannya di Petamburan ? semua sudah ta’u Petamburan itu Markas Besarnya FPI Ormas yg ditakuti tempat tinggalnya HRS yg sekarang Buron ke Timur Tengah Pendukung Setia Prabowo, sudah terbakar sekarang Cuci Tangan mengatakan krn Provokator dari luar MERDEKA. — Ruhut Sitompul (@ruhutsitompul) May 22, 2019 Tetapi belum diketahui dengan pasti ...

Aksi Demonstrasi Sudah Menjadi Tradisi Tahunan untuk Buruh

Image
Untuk menyuarakan tuntutannya terhadap pemerintah para buruh akan melakukan aksi demonstransi setiap tanggal 1 Mei. Bahkan aksi ini sudah menjadi tradisi tahunan dan selalu mendapatkan pengawalan ketat dari aparat keamanan. Apakah para demonstrasi tersebut tidak akan mengganggu stabilitas keamanan. Karena mengingat banyaknya masa kelas pekerja dari berbagai daerah dan ramai-ramai melakukan aksi di depan Istana Negara.  Ekonom Senior Indef, Didik J Rachbini angkat suara. Menurutnya, selama demonstrasi menyuarakan tuntutan kepada pemerintah berjalan tertib dan damai sebenarnya dijamin konstitusi. Siapapun boleh menyampaikan pendapat di depan publik termasuk kepada pemerintah. "Demo asal tertib tidak masalah. Demo yang memamerkan kekerasan harus ditindak, misalnya memaksa buruh lain untuk demo dengan ancaman dan kekerasan," katanya saat dihubungi di Jakarta, Rabu (1/5/2019). Sementara itu, Ekonom The Indonesian Institute Muhammad Rifki Fadilah mengungkapkan ihwal kum...