Terkait Lockdown, Mantan Menkes Malaysia: Bukan Lockdown Hanya Pembatasan Pergerakan
![]() |
| sumber: akurat.co |
"Ini bukan Lockdown sama sekali. Lockdown adalah ketika Anda tidak bisa keluar rumah, ada jam malam total, dan Anda tidak bisa meninggalkan rumah untuk membeli makanan. Ini adalah penerapan terbaik dari social distancing. Bahwa ini mengganggu, iya, namun tujuannya adalah untuk meratakan kurva epidemi," kata Dzulkefly, dilansir dari laman MalayMail, Selasa (17/3).
Untuk lockdown sendiri, sebelumnya sudah dikatakan oleh Perdana Menteri Malaysia, Muhyiddin Yassin lockdown mulai di terapkan pada tanggal 18-31 Maret 2020 dengan tujuan mencegah oenyebaran Covid-19.
Dalam pelaksanaannya, pemerintah melarang warga Malaysia pergi ke luar negeri dan melarang warga negara asing masuk Malaysia. Pemerintah juga menutup berbagai fasilitas seperti sekolah, kampus, balai pertemuan dan rumah ibadah, serta melarang acara-acara publik yang memicu kerumunan. Namun, bisnis dan pertokoan yang menyediakan kebutuhan keseharian tidak termasuk fasilitas yang diharuskan tutup.
Aturan ini diberlakukan menyusul adanya peningkatan kasus Virus Corona di Malaysia, banyak kasus baru yang memiliki keterkaitan dengan gelaran tablig akbar di Masjid Jamek Seri Petaling yang diselenggarakan pada 27 Februari-1 Maret lalu.
Data Worldometers menyebut, saat ini di Malaysia tercatat ada 566 kasus dengan 42 di antaranya sembuh dan diperbolehkan pulang.
Sumber: Akurat.co

Comments
Post a Comment