Sebelum Bunuh Diri Dokter AS Tinggalkan Catatan Pengakuan
![]() |
| sumber: |
Dalam surat pengakuannya tersebut, dirinya mengaku menyesal untuk perbuatannya yang menolak vaksinisasi untuk anak-anak dan memalsukan catatan. Akan tetapi polisi mengatakan pesan yang ditinggalkannya tersebut ambigu.
Polisi sedang menyelidiki apakah dokter anak yang kabarnya begitu disukai itu memalsukan catatan untuk membantu orang tua yang anti-Vaksin dapat memperoleh dokumen untuk keperluan sekolah. Koinis dilaporkan bahwa ia telah menolak vaksinasi selama dekade terakhir pekerjaannya.
"Dia sangat menyesal atas apa yang dia lakukan dan itu adalah satu-satunya hal yang dia sebutkan dalam catatan bunuh diri. Ini adalah pengakuannya dan memang hanya ini," kata Sheriff Chicago Cook County Tom Dart kepada media, dilansir dari laman BBC, Jumat (14/2).
"Masalah terbesar adalah orang tua yang dibohongi bahwa anak-anak mereka telah divaksin padahal tidak," tambah Dart.
Mantan pasien Koinis saat ini disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter untuk melihat apakah anak mereka benar-benar divaksin atau tidak.
Koinis, yang meninggal pada September tahun lalu, sangat dihormati di komunitasnya di Chicago, dengan lebih dari 1.000 ulasan dan peringkat bintang lima di forum peringkat dokter. Terkait kasus ini banyak orang tua yang tidak percaya bahwa Koinis tidak memberi Vaksin pada anak mereka, para orang tua mengatakan mereka tidak pernah mendengarnya mengekspresikan pandangan anti-Vaksin, sementara yang lain mengatakan mereka menyaksikannya memberikan suntikan.
"Anak-anak saya dan saya sangat menyukainya. Dia seperti bagian dari keluarga kami," ujar seorang wanita, yang mengatakan dia telah membawa anak-anaknya ke Koinis selama 23 tahun. Dia juga diketahui menolak pembayaran ketika ada keluarga kurang mampu dan bersedia melakukan pemeriksaan di luar jam kerja.
Sumber: Akurat.co

Comments
Post a Comment