KPK Tangkap Tangan Komisioner KPU, Andi Arief: Miris Saya
Komisis Pemberantas Korupsi (KPK) yang melakukan operasi tangkap tangan (OTT) kepada Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan pada hari Rabu (8/1/2020) kemarin, Andi Arief politisi asal Partai Demokrat mengaku miris mendengar kabar tersebut.
"Miris saya mendengar kabar OTT komisioner KPU bersama Caleg Partai suara terbesar Pemilu. Lebih miris lagi kabarya bersama dua staf Sekjen Partai tersebut. Sistemik?" tulis @AndiArief_ di Twitter.
Andi Arief juga mengatakan "Jika benar ada dua staf sekjend Hasto Kristiyanto dengan inisial S dan D juga ikut OTT KPK bersama caleg Partai tersebut, maka apa arti sebuah tangisan?" tanya dia.
Ia menjelaskan, maksud cuitan pendapat dirinya mengenai adanya OTT terhadap Komisioner KPU.
"Saya tidak bergembira ada partai yang terlibat dalan suap menyuap dan di OTT KPK. Tidak elok ambil keuntungan di saat ada partai sedang sulit. Tapi partai pemenang pemilu dan berkuasa bisa mengatur komisioner KPU ini kejahatan politik," ujarnya.
Sebelumnya diketahui, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap salah seorang komisioner KPU RI, Wahyu Setiawan pada Rabu 8 Januari 2020.
"Benar. Siapa saja yang diamankan dan dalam kaitan apa, serta berapa uang yang diamankan masih didalami penyidik," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata saat dikonfirmasi wartawan di Jakarta.
Saat dipastikan nama anggota Komisioner KPU Wahyu Setiawan, Alexander tidak membantah. "Informasi awalnya seperti itu," ujarnya. Ia mengatakan gelar perkara rencananya akan dilangsungkan pada Kamis (9/1) pukul 11.00 WIB.
Sumber: Akurat.co

Comments
Post a Comment